Minggu, 04 Juli 2010

Snot atau pilek pada ayam bangkok

Penyakit snot atu infectious coriza atau sering juga disebut pilek pada ayam biasa menyerang pada saat udara dingin dan lembab. enyakit ini sebetulnya sudah lama dikenal di indonesia, tetapi baru dapat diisolasi untuk pertama kalinya pada tahun 1975 oleh Sri poenomo. Snot sewaktu-waktu dapat menjadi wabah dalam satupeternakan an memiliki daya serang tinggi. Kematian akibat penyakit ini memang tidak terlalu tinggi.

Wabah selalu terjadi pada waktu pergantian musimatau bilamana ventilasi dalam kandangtidak begitu baik. Beberapa ahli kesehatan ternak menyebutkan bahwa snot dibagi dalam dua tipe, yakni akut dan kronis. Tipe akut sangat cepat penularanya, sedangkan tipe kronis cenderung lamban dan menahun.

Penyebab:
  • Bakteri Hamophilus gallinarum
Cara penularan:
  • Kontak langsung melalui udara yang keluar masuk kandang apalagi jika udara terlalu dingin.
  • kondisi kandang yangbash dan kotor akan mempercepat penularan penyakit
  • kuma-kuman yang terbawa oleh tamu atau burung liar yang masuk kekandang.
Gejala penakit:
  • Ayam sering mengalami bersin-bersin dan pada lubang hidung keluaran cairan atau lendir.
  • sring bersin dan batuk-batuk, nafas terdengar gorok.
  • Terjadi pembengkakan mulai dari hidung samaike mata.
  • terdengar suara ngrok dari saluran pernapsan.
  • dari anus sering keluar kotoran yang sangat cair karena diare.
  • kadang-kadang jengger dan pial membengkak.
Umur dan bagian tubuh yang diserang:
  • Semua kelompok umur bisa terserang snot. yang paling sering ayam remaja dan dewasa.
  • bagian yang terserang adalah saluran pernapasan, khsunya lubang hidung.
Akibat-akibatnya:
  • napsu makan hilang, sehingga bobot badan merosot
  • induk betina mengalami penurunan produksi telur
  • keampuan bertarung pada yam jantan merosot.
Penanggulangan:
  • Secara fisis. Kotoran dibagian lubang hidung dibersihkan dengan kapas agar ayam tidak selalu menggoyang-goyangkan kepalanya akibat gangguan lendir tadi yang justru akanmenyebarkan virus tersebut kepada ayam-ayam ang masih sehat.
  • Secara mekanis. Pisahkan ayam yang sakit denga aym yang sehat.
  • Secara imiawi. Ayam yang sakit bisa diberikan antibiotikseuai dengan dosis yang dianjurkan.
 
Central Bangkok Farm Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template